Total Tayangan Halaman

Selasa, 11 Januari 2011

Prospek saham perbankan dan imbasnya pada ihsg

Beberapa hari ini saham perbankan menyeret IHSG, cukup signifikan pengaruh saham bank ini. Saya tertarik untuk mengamati harga saham perbankan dengan mengambil 5 bank besar yaitu BBNI,BBRI,BBCA,BDMN dan BMRI.Berikut data sederhana yang saya sajikan :
 
                     NAMA BANK
            EPS (KW 3 2010)
 ASUMSI PER=  15x
BANK BNI(BBNI)
166(PASCA right issue)
2490
BANK MANDIRI
304,42
4566
BANK BCA
251
3769
BANK BRI
272(PASCA STOCKSPLIT)
4080
BANK DANAMON
262,12
3931



Memang menurut beberapa analis saham perbankan sudah cukup mahal dan setelah saya meneliti dengan sederhana tampak jelas bahwa harga saham bank sudah tinggi.Dari 4 bank yang coba saya  analisa hanya bank BRI yang tergolong harganya cukup terjangkau (meskipun masih masuk kategori mahal).Nah bagi teman-teman investor mungkin ke depannya bisa lebih berhati-hati mengingat perbankan juga mengalami tantangan inflasi dan BI rate yang mungkin akan naik.
Tetapi ada beberapa faktor yang bisa menguntungkan bagi perbankan yaitu tingginya aliran dana masyarakat yang masuk ke bank melalui deposito,tabungan,dsb membuat likuiditas bank semakin baik.Apalagi investasi di sektor financial baik nasional maupun regional masih cukup menjanjikan. Dan juga berharap sektor rill semakin maju sehingga permintaan kredit usaha maupun kredit konsumsi meningkat.

Sementara itu bagaimana pengaruhnya terhadap pergerakan indeks ??? Jika investor dalam jangka pendek mengambil posisi rasional terhadap harga saham perbankan maka saya kira akan terjadi koreksi terhadap saham bank. Dan imbasnya IHSG bisa terkoreksi cukup dalam. Jadi persepsi investor terhadap dampak negatif dari kenaikan BI rate dan inflasi nasional adalah faktor utama pemicu pergerakan saham perbankan.Stimulus positif bisa terjadi apabila laporan keuangan 2010 saham perbankan menunjukkan kemajuan yang spektakuler.Namun saya rasa pengaruh laporan keuangan yang positif mungkin sedikit teredam dengan persepsi investor akan kondisi makro ekonomi di 2011.DISCLAIMER ON

Tidak ada komentar:

Posting Komentar